Fungsi yang menunjukkan hubungan antara tingkat investasi dan tingkat pendapatan nasional dinamakan fungsi investasi. Fungsi investasi digambarkan sejajar dengan sumbu datar atau horisontal, yang juga disebut sebagai investasi otonom, artinya besar atau kecilnya pembentukan modal tidak dipengaruhi oleh besar atau kecilnya pendapatan nasional.
Sedangkan besar atau kecilnya pengeluaran investasi perusahaan ditentukan oleh faktor-faktor berikut ini, yaitu:
a. Tingkat keuntungan yang akan diperoleh dari investasi.
b. Tingkat bunga yang berlaku.
c. Prediksi atau ramalan keadaan ekonomi di masa depan.
d. Kemajuan teknologi suatu negara.
e. Tingkat pendapatan nasional dan perubahan-perubahannya.
f. Keuntungan yang diperoleh perusahaan-perusahaan.
Dalam analisis perhitungan pendapatan nasional suatu negara, keseimbangan perekonomian negara pada perekonomian dua sektor, dapat dirumuskan sebagai berikut:
Y = C + I atau S = I
Keadaan keseimbangan tersebut menunjukkan syarat keseimbangan dalam perekonomian dua sektor, yaitu pendapatan (Y) sama dengan pengeluaran konsumsi rumah tangga (C) ditambah dengan pengeluaran investasi perusahaan (I) atau besarnya kebocoran (S) sama dengan besarnya masukan (I). Dan dengan adanya investasi, maka grafik keseimbangan pendapatan dalam perekonomian dua sektor bergeser dari besarnya Break Even Point atau Break Even Income (Y = C) menjadi Y = C + I.
Kamis, 20 Oktober 2011
Rabu, 19 Oktober 2011
Konsep kepemimpinan
Konsep kepemimpinan dalam organisasi pada dasarnya merupakan pemberian bantuan individu yang memiliki latar belakang dan minat tertentu dalam pelaksanaan tugas sebagai bagian integral dari keseluruhan kontribusi terhadap organisasi. Suatu organisasi umumnya bersifat kompleks. Itu sebabnya pimpinan perlu menciptakan dan mengembangkan hubungan-hubungan informal yang membentuk struktur sosial organisasi untuk mengatasi masalah kerumitan itu. Pemimpin harus mampu dan memiliki pengetahuan teknis dan sosial untuk melaksanakan kegiatannya. Pemimpin harus mampu berpikir dan bertindak, membuat keputusan yang tepat, lincah, dan memiliki pribadi yang cukup berambisi untuk menerima kedudukan dan memegang kekuasaan. Dalam konsep kepemimpinan tersebut, seorang pemimpin harus menyadari dirinya dan memahami perannya dalam struktur sosial organisasi.
Konsep kepemimpinan yang efektif dalam suatu organisasi adalah kepemimpinan administratif. Kepemimpinan administratif berkenaan dengan upaya menggerakkan orang lain supaya melaksanakan tugasnya secara terkoordinasi dalam rangka mencapai tujuan organisasi. Kepemimpinan administratif dalam konsep kepemimpinan tersebut berdasarkan pada perencanaan yang rasional, bukan berdasarkan intuisi, bertindak atas dasar pemahaman terhadap masalah-masalah internal organisasi dan masalah-masalah eksternal organisasi. Kepemimpinan ini berdasarkan pada kesadaran diri dan menyadarkan individu-individu lainnya terhadap tujuan-tujuan organisasi, serta memahami implikasi tujuan-tujuan tersebut terhadap masyarakat secara keseluruhan.
Konsep kepemimpinan yang efektif dalam suatu organisasi adalah kepemimpinan administratif. Kepemimpinan administratif berkenaan dengan upaya menggerakkan orang lain supaya melaksanakan tugasnya secara terkoordinasi dalam rangka mencapai tujuan organisasi. Kepemimpinan administratif dalam konsep kepemimpinan tersebut berdasarkan pada perencanaan yang rasional, bukan berdasarkan intuisi, bertindak atas dasar pemahaman terhadap masalah-masalah internal organisasi dan masalah-masalah eksternal organisasi. Kepemimpinan ini berdasarkan pada kesadaran diri dan menyadarkan individu-individu lainnya terhadap tujuan-tujuan organisasi, serta memahami implikasi tujuan-tujuan tersebut terhadap masyarakat secara keseluruhan.
Selasa, 18 Oktober 2011
Pengertian motivasi
Ada dua prinsip yang dapat digunakan untuk meninjau motivasi, yaitu:
1. Motivasi dipandang sebagai suatu proses. Pengetahuan tentang proses ini akan membantu kita menjelaskan kelakuan yang kita amati dan untuk memperkirakan kelakuan-kelakuan lain dari orang tersebut.
2. Kita menentukan karakter dari proses ini dengan melihat petunjuk-petunjuk yang tampak tingkah lakunya.
Jadi, pengertian motivasi adalah sebagai berikut:
“Motivasi adalah suatu perubahan energi dalam diri (pribadi) seseorang yang ditandai dengan timbulnya perasaan dan reaksi untuk mencapai tujuan.”
Dalam rumusan ini, ada tiga unsur yang saling berkaitan, yaitu:
a. Motivasi mulai dari adanya perubahan energi dalam pribadi. Perubahan-perubahan dalam motivasi timbul dari perubahan-perubahan tertentu dalam sistem neurophysiologis dalam organisme manusia.
b. Motivasi ditandai oleh munculnya peranan affective arousal. Mula-mula merupakan ketegangan psikologis, lalu merupakan suasana emosi. Suasana emosi ini menimbulkan kelakuan yang bermotif. Perubahan ini hanya dapat diamati pada perbuatan. Seseorang terlibat dalam suatu diskusi, karena merasa tertarik pada masalah yang dibicarakan sehingga dia berbicara dengan bahasa dan kata-kata secara cepat dan lancar.
c. Motivasi ditandai oleh reaksi-reaksi untuk mencapai tujuan. Pribadi yang termotivasi mengadakan respon-respon yang tertuju ke arah suatu tujuan. Respon-respon itu berfungsi mengurangi ketegangan yang disebabkan oleh perubahan energi dalam dirinya. Setiap respon merupakan suatu langkah ke arah pencapaian tujuan.
1. Motivasi dipandang sebagai suatu proses. Pengetahuan tentang proses ini akan membantu kita menjelaskan kelakuan yang kita amati dan untuk memperkirakan kelakuan-kelakuan lain dari orang tersebut.
2. Kita menentukan karakter dari proses ini dengan melihat petunjuk-petunjuk yang tampak tingkah lakunya.
Jadi, pengertian motivasi adalah sebagai berikut:
“Motivasi adalah suatu perubahan energi dalam diri (pribadi) seseorang yang ditandai dengan timbulnya perasaan dan reaksi untuk mencapai tujuan.”
Dalam rumusan ini, ada tiga unsur yang saling berkaitan, yaitu:
a. Motivasi mulai dari adanya perubahan energi dalam pribadi. Perubahan-perubahan dalam motivasi timbul dari perubahan-perubahan tertentu dalam sistem neurophysiologis dalam organisme manusia.
b. Motivasi ditandai oleh munculnya peranan affective arousal. Mula-mula merupakan ketegangan psikologis, lalu merupakan suasana emosi. Suasana emosi ini menimbulkan kelakuan yang bermotif. Perubahan ini hanya dapat diamati pada perbuatan. Seseorang terlibat dalam suatu diskusi, karena merasa tertarik pada masalah yang dibicarakan sehingga dia berbicara dengan bahasa dan kata-kata secara cepat dan lancar.
c. Motivasi ditandai oleh reaksi-reaksi untuk mencapai tujuan. Pribadi yang termotivasi mengadakan respon-respon yang tertuju ke arah suatu tujuan. Respon-respon itu berfungsi mengurangi ketegangan yang disebabkan oleh perubahan energi dalam dirinya. Setiap respon merupakan suatu langkah ke arah pencapaian tujuan.
Senin, 17 Oktober 2011
Jenis kepemimpinan dalam sistem manajemen
Ada beberapa jenis kepemimpinan dalam suatu sistem manajemen, yaitu berupa kepemimpinan mandiri, kepemimpinan relasi, kepemimpinan dedikasi, dan kepemimpinan terpadu. Penjelasan terhadap jenis kepemimpinan tersebut adalah sebagai berikut:
Kepemimpinan mandiri, jenis kepemimpinan ini adalah kepemimpinan yang berfokus pada sistem dan prosedur, misalnya bekerja menurut peraturan yang berlaku dan dapat bertanggung jawab berdasarkan hukum, mengabaikan hasil yang positif dan faktor kebutuhan manusia.
Kepemimpinan relasi, jenis kepemimpinan ini adalah kepemimpinan yang berfokus pada faktor manusia, khususnya relasi antara manusia yang baik, sehingga diharapkan akan memperoleh hasil yang baik pula. Jenis kepemimpinan ini senang terhadap pujian dan peka terhadap masalah-masalah manusia.
Kepemimpinan dedikasi, jenis kepemimpinan ini adalah kepemimpinan yang berfokus pada hasil karya bawahannya tanpa memperhatikan situasi dan kondisi karyawan yang bersangkutan. Prestasi dan hasil karya adalah kunci sukses jenis kepemimpinan ini. Pujian baru dapat diterima bila telah berhasil secara nyata.
Kepemimpinan terpadu, jenis kepemimpinan ini adalah kepemimpinan berdasarkan realita, yang berfokus pada unsur manusia dan unsur hasil karya, yang dinilai sama pentingnya. Bawahan atau karyawan harus senang (tidak boleh menderita) tetapi harus menghasilkan karya nyata.
Manakah jenis kepemimpinan yang paling cocok dalam usaha untuk mencapai tujuan-tujuan organisasi? Semua tergantung kepada situasi dan kondisi organisasi yang bersangkutan. Tidak ada rumusan yang pasti.
Kepemimpinan mandiri, jenis kepemimpinan ini adalah kepemimpinan yang berfokus pada sistem dan prosedur, misalnya bekerja menurut peraturan yang berlaku dan dapat bertanggung jawab berdasarkan hukum, mengabaikan hasil yang positif dan faktor kebutuhan manusia.
Kepemimpinan relasi, jenis kepemimpinan ini adalah kepemimpinan yang berfokus pada faktor manusia, khususnya relasi antara manusia yang baik, sehingga diharapkan akan memperoleh hasil yang baik pula. Jenis kepemimpinan ini senang terhadap pujian dan peka terhadap masalah-masalah manusia.
Kepemimpinan dedikasi, jenis kepemimpinan ini adalah kepemimpinan yang berfokus pada hasil karya bawahannya tanpa memperhatikan situasi dan kondisi karyawan yang bersangkutan. Prestasi dan hasil karya adalah kunci sukses jenis kepemimpinan ini. Pujian baru dapat diterima bila telah berhasil secara nyata.
Kepemimpinan terpadu, jenis kepemimpinan ini adalah kepemimpinan berdasarkan realita, yang berfokus pada unsur manusia dan unsur hasil karya, yang dinilai sama pentingnya. Bawahan atau karyawan harus senang (tidak boleh menderita) tetapi harus menghasilkan karya nyata.
Manakah jenis kepemimpinan yang paling cocok dalam usaha untuk mencapai tujuan-tujuan organisasi? Semua tergantung kepada situasi dan kondisi organisasi yang bersangkutan. Tidak ada rumusan yang pasti.
Minggu, 16 Oktober 2011
Pentingnya perencanaan dalam pembangunan ekonomi
Dengan adanya perencanaan, diharapkan terdapatnya suatu pengarahan kegiatan, adanya pedoman bagi pelaksanaan kegiatan-kegiatan yang ditujukan kepada pencapaian tujuan pembangunan ekonomi.
Dengan perencanaan, maka dilakukan suatu perkiraan (forecasting) terhadap hal-hal dalam masa pelaksanaan yang akan dilalui. Perkiraan bukan hanya dilakukan mengenai potensi-potensi dan prospek-prospek perkembangan, tetapi juga mengenai hambatan-hambatan dan resiko-resiko yang mungkin akan dihadapi. Perencanaan dalam pembangunan ekonomi mengusahakan supaya ketidakpastian dapat dibatasi sedikit mungkin.
Perencanaan memberikan kesempatan untuk memilih berbagai alternatif tentang cara pembangunan ekonomi yang terbaik (the best alternative) atau kesempatan untuk memilih kombinasi cara yang terbaik (the best combination) untuk mendapatkan hasil pembangunan ekonomi yang terbaik pula.
Dengan perencanaan, dilakukan penyusunan skala prioritas. Memilih urutan dari segi penting atau tidaknya suatu tujuan pembangunan ekonomi, sasaran maupun kegiatan usahanya.
Dengan adanya rencana, maka akan ada suatu alat pengukur atau standar untuk mengadakan pengawasan atau evaluasi (control or evaluation).
Perencanaan digunakan lebih sebagai suatu alat atau cara untuk mencapai tujuan dengan lebih baik. Dengan adanya perencanaan yang matang dan penuh perhitungan, diharapkan apa yang menjadi tujuan dari pembangunan ekonomi dapat tercapai dengan cepat dan sesuai dengan target yang diharapkan.
Dengan perencanaan, maka dilakukan suatu perkiraan (forecasting) terhadap hal-hal dalam masa pelaksanaan yang akan dilalui. Perkiraan bukan hanya dilakukan mengenai potensi-potensi dan prospek-prospek perkembangan, tetapi juga mengenai hambatan-hambatan dan resiko-resiko yang mungkin akan dihadapi. Perencanaan dalam pembangunan ekonomi mengusahakan supaya ketidakpastian dapat dibatasi sedikit mungkin.
Perencanaan memberikan kesempatan untuk memilih berbagai alternatif tentang cara pembangunan ekonomi yang terbaik (the best alternative) atau kesempatan untuk memilih kombinasi cara yang terbaik (the best combination) untuk mendapatkan hasil pembangunan ekonomi yang terbaik pula.
Dengan perencanaan, dilakukan penyusunan skala prioritas. Memilih urutan dari segi penting atau tidaknya suatu tujuan pembangunan ekonomi, sasaran maupun kegiatan usahanya.
Dengan adanya rencana, maka akan ada suatu alat pengukur atau standar untuk mengadakan pengawasan atau evaluasi (control or evaluation).
Perencanaan digunakan lebih sebagai suatu alat atau cara untuk mencapai tujuan dengan lebih baik. Dengan adanya perencanaan yang matang dan penuh perhitungan, diharapkan apa yang menjadi tujuan dari pembangunan ekonomi dapat tercapai dengan cepat dan sesuai dengan target yang diharapkan.
Sabtu, 15 Oktober 2011
Peran warga negara dalam bidang politik
Peran warga negara dalam bidang politik contohnya berupa hak warga negara untuk turut serta dalam setiap proses perubahan kebijaksanaan negara oleh para pejabat atau lembaga-lembaga pemerintah. Peran itu dilakukan sebagai wujud kebebasan hak asasi manusia sehingga dapat mengembangkan nilai-nilai demokratis. Pelaksanaan itu dijamin dalam Pasal 28 Undang-undang Dasar 1945. Isi dari pasal ini adalah sebagai berikut: “Hak warga negara dan penduduk untuk berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan, yang akan diatur dengan undang-undang.”
Berikut ini adalah contoh kemerdekaan berserikat dan berkumpul bagi setiap warga negara:
a. Hak menjadi anggota partai politik dan organisasi kemasyarakatan.
b. Hak mendirikan partai.
c. Hak ikut dalam organisasi di kalangan pelajar.
Contoh tindakan yang termasuk kemerdekaan mengeluarkan pikiran dengan lisan adalah sebagai berikut:
a. Mengeluarkan pikiran secara lisan dari seseorang kepada orang lain secara langsung. Misalnya melalui diskusi, ceramah, seminar, atau pidato.
b. Mengeluarkan pikiran melalui media elektronik, seperti misalnya televisi, radio, internet, dan lain-lain.
c. Kemerdekaan mengeluarkan pikiran dengan tertulis dapat diwujudkan dengan mengeluarkan pikiran kepada orang lain dengan cara menulis melalui media cetak (penerbitan) atau media massa, seperti misalnya koran, majalah, atau buletin.
Berikut ini adalah contoh kemerdekaan berserikat dan berkumpul bagi setiap warga negara:
a. Hak menjadi anggota partai politik dan organisasi kemasyarakatan.
b. Hak mendirikan partai.
c. Hak ikut dalam organisasi di kalangan pelajar.
Contoh tindakan yang termasuk kemerdekaan mengeluarkan pikiran dengan lisan adalah sebagai berikut:
a. Mengeluarkan pikiran secara lisan dari seseorang kepada orang lain secara langsung. Misalnya melalui diskusi, ceramah, seminar, atau pidato.
b. Mengeluarkan pikiran melalui media elektronik, seperti misalnya televisi, radio, internet, dan lain-lain.
c. Kemerdekaan mengeluarkan pikiran dengan tertulis dapat diwujudkan dengan mengeluarkan pikiran kepada orang lain dengan cara menulis melalui media cetak (penerbitan) atau media massa, seperti misalnya koran, majalah, atau buletin.
Jumat, 14 Oktober 2011
Peran warga negara dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi
Ilmu pengetahuan adalah modal utama teknologi. Tanpa memiliki dasar ilmu pengetahuan yang baik, suatu masyarakat akan sulit untuk mengembangkan diri di bidang teknologi. Teknologi berarti penerapan sains untuk tujuan-tujuan praktis dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan teknologi, masalah-masalah manusia dapat dipecahkan dengan baik. Pengembangan teknologi tidak hanya dilakukan untuk memberikan kemudahan dalam pemenuhan kebutuhan manusia, tetapi juga harus memberikan rasa kebahagiaan. Oleh karena itu, teknologi tidak hanya mengandung kebenaran empiris dan harus juga mengandung kebenaran moral.
Teknologi yang baik adalah teknologi yang merupakan hasil perpaduan antara kaidah pengetahuan teknis dan intelektual dengan kaidah moral dan spiritual.
Dasar penggolongan tipe-tipe teknologi adalah sebagai berikut:
1. berdasarkan tingkat sains yang diaplikasikan.
2. berdasarkan tingkat kepeduliannya terhadap nilai-nilai moral atau martabat manusia.
Contoh peran warga negara di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi adalah sebagai berikut:
1. mencari cara agar ilmu pengetahuan dan teknologi dapat diterapkan untuk mendapatkan teknologi yang bermoral.
2. bersikap apresiatif terhadap teknologi sehingga teknologi dapat membaur dengan masyarakat.
Teknologi yang baik adalah teknologi yang merupakan hasil perpaduan antara kaidah pengetahuan teknis dan intelektual dengan kaidah moral dan spiritual.
Dasar penggolongan tipe-tipe teknologi adalah sebagai berikut:
1. berdasarkan tingkat sains yang diaplikasikan.
2. berdasarkan tingkat kepeduliannya terhadap nilai-nilai moral atau martabat manusia.
Contoh peran warga negara di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi adalah sebagai berikut:
1. mencari cara agar ilmu pengetahuan dan teknologi dapat diterapkan untuk mendapatkan teknologi yang bermoral.
2. bersikap apresiatif terhadap teknologi sehingga teknologi dapat membaur dengan masyarakat.
Langganan:
Komentar (Atom)